Home Motor Spesifikasi Honda Monkey 2019 yang Rilis di Indonesia

Spesifikasi Honda Monkey 2019 yang Rilis di Indonesia

409
0

OTONITY.com – PT Astra Honda Motor (AHM) mempunyai begitu banyak produk andalan. Honda Monkey adalah salah satunya. Melihat ke belakang, motor Honda ini pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1961 silam. Seiring dengan berjalannya waktu Honda Monkey seakan terlupakan.

Akan tetapi kabar baiknya PT AHM menghadirkan Honda Monkey terbaru untuk para penggemarnya di Indonesia. Tentu saja dengan bekal kekinian supaya motor ini tetap menarik perhatian. Toshiyuki Inuma, President Director AHM mengatakan Honda Monkey hadir dengan aura gagah pada keseluruhan tampilannya, didukung dengan beragam teknologi dan fitur modern.

Toshiyuki menerangkan bahwa Honda Monkey 2019 membawa konsep Iconic-Fun Bike. Walaupun segala sesuatunya dibuat baru, Honda tetap mempertahankan garis desain dari generasi pertama. Melihat tampilannya, Honda Monkey terbaru ini terlihat lebih berisi dari model yang dijual pada 1961. Motor Honda ini mempunyai permukaan bodi yang kompak.

AHM optimis Honda Monkey bisa memberikan daya pikat tersendiri, sekaligus menghadirkan kesenangan berkendara di segmen sepeda motor hobi di Tanah Air. Apa saja bekal yang dibawa Honda Monkey ini?

Johannes Loman, Executive Vice President Director AHM mengatakan Honda Monkey dibekali dengan panel meter digital full LCD berbentuk bulat. Hal ini dilakukan untuk menonjolkan sisi modern. Tidak hanya itu, motor Honda terbaru ini juga sudah memakai teknologi LED yang membuatnya terlihat lebih modern.

Masih ada tawaran menarik lainnya. Honda Monkey sudah mempunyai fitur answer back system. Tujuannya tidak lain adalah untuk memudahkan pengguna mencari sepeda motornya. Fitur ini akan sangat berguna ketika pengguna memarkir Honda Monkey di lahan parkir yang banyak kendaraan.

Di sektor performa, Honda Monkey mengandalkan mesin silinder tunggal horizontal SOHC berkapasitas 125 cc. Mesin ini dengan diameter dan panjang langkah 52,4 xx 57,9 dan perbandingan kompresi 9,3:1 ini dilengkapi dengan pendingin udara. Honda juga sudah menyematkan teknologi PGM-FI pada motor ini.

Hasilnya, Monkey bisa mengeluarkan tenaga sebesar 6,9 kW pada putaran 7.000 rpm. Sedangkan torsi puncaknya menembus angka 11 Nm pada 5.250 rpm.

Tidak berhenti sampai di situ, Honda juga menyematkan tangki bahan bakar berkapasitas 5,6 liter pada motor klasik ini yang diletakkan di atas mesin. Bobot Honda Monkey sendiri mencapai 107 kg, dengan ketinggian jok mencapai 776 mm dari permukaan tanah.

Sistem pengeremannya sendiri cukup mumpuni. Pasalnya Honda sudah menyertakan sistem ABS satu channel dengan mengaplikasikan teknologi Inertial Measurement Unit (IMU). Fungsinya untuk mencegah ban belakang terangkat ketika pengendara melakukan pengereman mendadak. Sensor IMU ini bertugas membaca gerak sepeda motor. Untuk motor bermesin besar seperti motor balap, arah gerak yang dibaca bisa terdiri dari enam aksis. Yakni datar, atas bawah, miring. Sementara pada Honda Monkey IMU hanya membaca dua arah, yaitu depan-belakang dan atas-bawah.

Penggunaan teknologi ini bisa membuat motor mampu menghasilkan tenaga atau besaran tekanan pada pengereman supaya berkendara menjadi lebih aman dan mulus. Hadirnya fitur IMU dan ABS juga supaya keamanan pengendara lebih terjaga. Sebab Monkey memiliki jarak sumbu roda yang pendek, sehingga mempunyai tendensi untuk bisa terjungkal ketika pengereman darurat.

Cara kerjanya, sensor kecepatan pada roda depan dan belakang plus IMU memberikan input pada modul ABS. Ketika kecepatan kedua roda terdeteksi berbeda,modul ABS akan memerintahkan rem depan supaya tidak mengunci.

Letak IMU Honda Monkey sendiri ada di bagian bawah modul ABS. Peranti ini dilindungi pembungkus karet untuk menjaganya dari getaran di jalan. Perlu dicatat, IMU merupakan perangkat sensitif. Oleh karenanya penanganan komponen ini juga harus berhati-hati. Sebab jika perangkat ini terjatuh maka Anda harus menggantinya.

Disebutkan bahwa Honda Monkey mempunyai roda berdiameter 12 inci. Ban depan memiliki ukuran 120/70 dan ban belakang berukuran 130/80. Ban ini mempunyai pola block untuk keamanan dan kenyamanan selama berkendara.

Dengan berbagai fitur modern dan tampilan yang klasik, Honda Monkey bisa menjadi pilihan menarik untuk para pecinta motor bernuansa jadul. Terlebih Honda menawarkan motor baru ini dalam tiga warna, yakni Banana Yellow, Pearl Nebula Red dan Pearl Shining Black. Harga Honda Monkey 2019 mencapai Rp 65 juta on the road (OTR) DKI Jakarta.

Cukup mengejutkan memang, mengingat harga motor Honda ini lebih tinggi dari harga Honda CBR250RR tipe STD Mat Gunpowder Black Metallic yang dipatok Rp 64,78 juta OTR Jakarta. Akan tetapi tetap saja Honda Monkey menawarkan desain ikonik dan dimensi kompak yang tidak dimiliki motor sport bermesin 250 cc. Dengan ukuran yang kompak maka pengendara bisa merasakan kesenangan dalam berkendara.