Home Motor Motor Matik Kelebihan dan Kekurangan Honda ADV150 2019

Kelebihan dan Kekurangan Honda ADV150 2019

1630
0

OTONITY.com – PT Astra Honda Motor (AHM) beberapa waktu lalu menghadirkan motor terbarunya, ADV150 yang langsung mendapat sambutan hangat dari semua orang. Dimensinya yang gambot menegaskan bahwa skuter matik ini ditujukan meramaikan pasar motor matic bongsor yang tengah diminati sebagian masyarakat di Indonesia.

PT AHM sebelumnya memang memiliki PCX 150, namun ADV150 menawarkan beberapa karakter yang berbeda. Daya tarik tentu saja terdapat pada desainnya yang tampak menarik dan beraura adventure. Ada beberapa keunggulan sekaligus kekurangan dari motor terbaru Honda ini. Pada kesempatan ini kami akan bahas satu per satu sehingga bisa jadi referensi untuk Anda yang tertarik membelinya.

Suspensi dan Pengereman Mumpuni

Motor ini berstatus semi dual purpose yang artinya bisa Anda ajak melintasi dua lintasan yang berbeda. Desainnya sendiri memang terinspirasi dari X-ADV, namun dalam versi yang lebih kompak. Karena bisa dipakai adventure, maka suspensi memiliki kelebihan yang menarik.

Honda ADV150 mempunyai jarak terendah dari tanah 165 mm yang membuatnya mudah melewati berbagai jenis jalan. Motor ini dibekali suspensi depan teleskopik long travel yang dipadukan dengan suspensi belakang kembar, plus tambahan sub tank buatan Showa.

Sedangkan sistem pengereman didukung dengan rem cakram bergelombang yang mempunyai diameter 240 mm di bagian depan dan 220 mm di bagian belakang. Untuk tipe ABS-ISS Honda sudah melengkapinya dengan fitur ABS satu channel yang disematkan di bagian depan.

Dilengkapi Windscreen Adjustable

Hadirnya fitur windscreen merupakan nilai tambah bagi ADV150. Apalagi pelindung angin ini bisa diatur dua tingkat sesuai keinginan pengendara. Hanya saja pengoperasiannya masih manual. Tidak seperti Honda Forza yang sudah elektrik. Hadirnya windscreen pada Honda ADV150 sekaligus menjadi yang pertama pada motor matic bermesin 150 cc.

Ban Belang

Motor matic Honda ini dilengkapi dengan ban tipe semi dual purpose. Di bagian depan berukuran 110/80 dengan lingkar 14 inci. Lalu bagian belakang berukuran 130/70 lingkar 13 inci.

Kazuya Minowa, Honda R&D Southeast Asia sekaligus pemimpin proyek ADV150 menjelaskan pemilihan ban belakang tersebut bertujuan agar ban belakang mendapatkan traksi yang lebih baik ketika dipakai di jalanan yang kurang baik.

Pencahayaan Sudah LED

Honda ADV150 sudah dilengkapi dengan teknologi full LED, baik di lampu depan, sein hingga lampu belakang. Tidak hanya itu, lampu depan motor ini juga dilengkapi dengan Daytime Running Light (DRL).

Panel Meter Digital

Kesan modern juga tampak di sisi depan berkat hadirnya panel meter digital yang sekaligus memudahkan pengendara untuk membaca informasi yang tercantum di dalamnya. Layar instrumen dengan negative display ini sanggup menampilkan beragam informasi. Mencakup indikator aki, indikator suhu luar, konsumsi bahan bakar rata-rata, konsumsi bahan bakar instan, indikator penggantian oli mesin, jam, tanggal, Trip A dan Trip B.

Kelengkapan Fitur Memadai

Desain bukan satu-satunya bekal Honda ADV150. Fitur yang disematkan memang cukup memadai. Selain display panel meter yang memikat dan windshield yang bisa diatur, motor ini masih mempunyai tawaran lainnya. Seperti hadirnya naked handlebar yang memperkuat kesan adventure.

Selain itu motor ini dibekali tangki bahan bakar berkapasitas 8 liter. Untuk keamanan motor terdapat keyless yang sekarang seakan sudah menjadi standar motor premium. Hadirnya lampu hazard juga akan berguna saat dalam kondisi darurat di tengah perjalanan. Tidak hanya itu, bagasi berkapasitas 28 liter cukup lapang sehingga bisa dipakai menyimpan berbagai barang. Hadirnya lampu plat nomor belakang juga membuat tampilan motor lebih mewah dilihat dari belakang.

Juga hadir fitur power outlet di bawah setang yang bisa dimanfaatkan untuk mengisi daya smartphone. Hanya saja Anda perlu konektor tambahan untuk mengisi ulang ponsel.

Riding Position Kurang Mendukung Perjalanan Jauh

Salah satu kekurangan dari motor ini adalah posisi berkendaranya. Sebenarnya posisi stang, jok dan pijakan kaki nyaman. Hanya saja untuk perjalanan jauh kemungkinan akan mengganggu kenyamanan pengguna. Sebab bidang penyangga bokong tak seluas Honda PCX ataupun Yamaha NMAX. Di sisi lain pijakan kakinya juga tidak lebar seperti kedua motor tersebut.

ABS Hanya Satu Channel

Hadirnya fitur ABS menjadi keunggulan sekaligus kekurangan dari motor Honda terbaru ini. Pasalnya motor ini hanya mengusung ABS single channel, yakni di depan roda saja. Hanya saja Yamaha NMAX yang lebih murah dari ADV150 sudah dilengkapi fitur ABS di kedua rodanya.

Untuk diketahui, harga Yamaha NMAX sendiri Rp 31,150 juta. Sedangkan harga Honda ADV150 ABS-ISS mencapai Rp 36,5 juta. Hanya saja karena berstatus motor 150 cc, hadirnya ABS satu channel dinilai sudah cukup. Tinggal kembali ke keputusan calon pembeli, lebih suka yang mana.

Performa Mesin Kurang Bertenaga

Honda ADV150 mengandalkan mesin berteknologi enhanced Smart Power (eSP). Mesin ini sama seperti milik PCX. Akan tetapi Honda melakukan penyesuaian pada mesin yang disematkan di ADV150.

Hanya saja tenaga yang dihasilkan tidak terlalu membanggakan. Jika dilihat dari power weight ratio (PWR) yang dihitung berdasarkan bobot total/tenaga. Bobot 133 dibagi tenaga ADV150 14,3 hp adalah 9,3 kg/hp. Artinya setiap 1 hp yang keluar, Honda ADV150 perlu menarik beban 9,3 kg.

Sementara itu, Yamaha NMAX mempunyai bobot 127 kg. Mesin 155 cc motor ini bisa mengeluarkan tenaga 14,8 hp, sehingga diperoleh PWR 8,5 kg/hp. Dengan kata lain, NMAX bisa lebih cepat melesat.

Apalagi NMAX memiliki 4 valve yang dapat meningkatkan performa, terutama di rpm atas. Berbeda dengan ADV150 yang hanya memiliki dua valve. Meski begitu jumlah katup pada ADV150 tetap memiliki sisi positif, terutama untk akselerasi jalanan stop and go.