Home Mobil Pesanan Suzuki Jimny Terbaru Distop, Ini Alasannya

Pesanan Suzuki Jimny Terbaru Distop, Ini Alasannya

414
0

OTONITY.com – Dari sederet mobil yang dijual oleh Suzuki di Indonesia, Jimny menjadi model yang cukup fenomenal. Generasi terbaru Suzuki Jimny hadir sebagai obat rindu bagi para penggemarnya di Indonesia. Mobil ini sendiri resmi diperkenalkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

Harga Suzuki Jimny 2019 mulai Rp 315,5 juta sampai Rp 330 juta. Sekilas, harga mobil SUV ini terlihat cukup tinggi. Akan tetapi pada kenyataannya tidak menyurutkan para pecinta untuk meminang mobil ini.

Sayangnya ada kabar yang kurang menyenangkan, terlebih jika Anda ingin membeli mobil ini. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyetop program pemesanan Jimny terbaru.

Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi alasannya. Terlebih tanggapan positif ini sudah terlihat sejak 2018. Pada pameran serupa banyak masyarakat yang ingin membelinya. Walaupun PT SIS baru meluncurkannya satu tahun kemudian.

Di sisi lain Suzuki Indonesia hanya mendapat jatah 50 unit sebulan. Tidak hanya itu, jatah tersebut juga harus disebar ke 53 diler Suzuki di seluruh Indonesia. Hal ini membuat inden terjadi di setiap jaringan penjualan SIS.

Kala itu Suzuki Indonesia menghitung inden Jimny bisa sampai satu tahun. Akan tetapi menurut informasi terbaru antrean inden bisa lebih panjang dan lama. Direktur Marketing PT SIS, Donny Saputra menerangkan kondisi tersebut terjadi di beberapa daerah.

Satu diler disebutkan bisa menerima 100 pemesanan. Bahkan ada pembeli dari Jakarta yang beli ke diler di Papua. Ia mengatakan inden Suzuki Jimny ada yang setahun, dan di beberapa tempat bahkan ada yang mencapai 2 tahun.

Oleh karenanya PT SIS memberikan kebijakan baru. Mereka memutuskan untuk menutup pemesanan Suzuki Jimny.

“Untuk sementara di-stop dulu buka pesanan Jimny. Ini sudah dilakukan beberapa diler. Mereka yang mau (pesan), hanya didata saja. Kita fokus dulu untuk pesanan yang sudah ada,” jelas Donny.

Kondisi tersebut terjadi bukan tanpa sebab. Donny mengklaim bahwa tingginya permintaan Jimny terbaru tidak hanya terjadi di Indonesia. Mobil SUV mungil ini juga diminati di negara lain. Sementara itu kapasitas produk di Jepang hanya 5.000 unit saja. Dari angka tersebut dibagikan ke negara-negara lain, termasuk Indonesia. Ia menambahkan bahwa di Jepang pun calon konsumen juga harus inden.

Suzuki Jimny memiliki catatan panjang di dunia otomotif, termasuk di Indonesia. Mobil ini dirilis pada 1979 untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan kendaraan yang mampu melahap medan off-road. Seiring berjalannya waktu Jimny yang terkenal dengan penggerak 4×4 memiliki turunan.

Salah satunya adalah Suzuki Katana yang mengusung penggerak roda 42. Lalu pada generasi kedua Jimny hadir dengan opsi long wheelbase (Jimny Long). Juga hadir versi Carribian yang merupakan Jimny dengan extra cab layaknya sebuah pikap.

Berlanjut ke generasi tiga yang mengusung penggerak AWD. Mobil ini memiliki tampilan yang lebih membulat dan resmi dijual pada tahun 2017. Suzuki Jimny model terbaru hadir dengan sederet pembaruan namun tetap mempertahankan karakter khasnya.

Seperti desain boxy yang mirip dengan pendahulunya. Lalu juga ada opsi transmisi MT dan AT. Fitur yang ditawarkan juga beragam. Mulai dari Hill Hold Control dan Hill Descent Control, AC Auto Climate dengan heater, SRS Dual Airbag, ISOFIX, Immobilizer, Electronic Stability Program sampai Cruise Control. Sektor pengeremannya lebih safety berkat terapan rem ABS dan BA.