Home Mobil Mitsubishi Xpander 1.3L Tidak Dijual, Ini Alasannya

Mitsubishi Xpander 1.3L Tidak Dijual, Ini Alasannya

716
0

OTONITY.com – Xpander menjadi senjata baru andalan Mitsubishi untuk menembus pasar MPV yang persaingannya begitu sengit. Walaupun merupakan pemain baru, MPV Mitsubishi ini menjelma menjadi primadona. Mengalahkan dominasi para pesaingnya.

Kehadiran Xpander memang patut diwaspadai oleh kompetitor, terlebih Mitsubishi baru saja meluncurkan Xpander Cross dengan kesan SUV yang lebih kuat. Jika melihat ke belakang, sempat beredar rumor bahwa Mitsubishi akan merilis Xpander bermesin 1.3 liter. Tujuannya tidak lain untuk menarik minat konsumen fleet.

Sebenarnya MPV 1.3 liter cukup menarik. Terlebih di segmen tersebut kompetitor bertahan cukup lama sebagai pemimpin pasar.

Sementara itu, Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menerangkan bahwa peluncuran Mitsubishi Xpander Cross membidik target pasarnya. Di mana 80 persen pembeli merupakan konsumen individu atau retail.

Irwan menerangkan bahwa pihaknya menargetkan untuk konsumen yang membutuhkan high status, lifestyle yang tidak hanya city namun juga adventure. Lantas bagaimana soal potensi pasar Xpander 1.3L?

Mengenai hal itu, Irwan mengatakan bahwa pasar segmen tersebut memang cukup besar. Akan tetapi segmen itu bukan menjadi prioritas Mitsubishi saat ini. Bukan tanpa sebab, meskipun menjadi segmen yang besar, namun jika diteliti lebih jauh penggunaan MPV bermesin 1.300 cc bukan untuk pribadi atau individu. Sedangkan target positioning Mitsubishi lebih ke upper segment.

Mitsubishi Xpander pertama kali dirilis pada tahun 2017. Walaupun kiprahnya belum lama, MPV Mitsubishi ini sukses menjadi salah satu small MPV terlaris di Tanah Air. Tidak berhenti sampai di situ, MMKSI juga mengekspor Mitsubishi Xpander hingga ke 13 negara di dunia. Kapasitasnya bisa mencapai 18.000 unit per tahun.

Di Indonesia sendiri Xpander berhasil meraih penjualan yang menggembirakan. Setiap bulan penjualan mobil keluarga ini berhasil menempati posisi pertama atau kedua di segmen small MPV. Bahkan penjualannya meningkat signifikan. Dari rata-rata 5.500 unit per bulan menjadi sekitar 7.000 unit per bulan.

Kehadiran Xpander Cross bisa saja membuat penjualan mobil ini semakin meningkat. Walaupun ada kemungkinan varian baru ini memakan pangsa Xpander yang sudah dirilis lebih dulu. Bahkan hal ini sendiri juga disadari oleh Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI.

 “Kanibalisasi antara Xpander Cross dengan Xpander yang sudah ada sebelumnya pasti ada, tapi sebenarnya kanibalisasi ini bukan urusan konsumen,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pihaknya ingin memberikan lebih banyak lagi varian untuk konsumen. Sehingga konsumen dapat memilih produk dengan variasi yang lebih banyak. Sehingga hal ini akan menjadi tanggungan Mitsubishi Motors.

Jadi untuk saat ini MMKSI menawarkan opsi Mitsubishi Xpander standar atau Xpander Cross yang lebih memikat dengan kesan SUV yang lebih kuat. Tinggal pilih mana yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.