Hari Besar Agama Buddha dan Maknanya, Bukan Hanya Waisak, Ada 4 Hari Suci dalam Ajaran Buddha

by

OTONITY.com – Pada artikel kali ini kami akan membahas tentang hari besar yang dimiliki oleh Agama Buddha.

Agama Buddha merupakan agama yang pertama kali di bawa di Indonesia diperkirakan oleh pengelana Fa Hsien yang berasal dari Cina. Terdapat kerajaan – kerjaan Buddha yang berkembang di nusantara seperti Kerajaan Sriwijaya.

Baca juga: Lirik Dan Cord Lagu Cinta Beda Agama yang Populer Pada Masanya dan Diangkat dari Kisah Nyata

Baca juga: Tips Dalam Menjalani Hubungan Cinta Beda Agama yang Sekarang Marak di Indonesia, Jangan Bucin!

Baca juga: Pantun Agama yang Berisi Banyak Nasehat dan Makna untuk Kehidupan, Berikut Contoh-Contohnya

Agama Buddha memiliki beberapa hari besar di antaranya seperti Waisak, Magha Puja, Asalha Puja atau Hari Suci Asadha, dan juga Hari Suci Khantina.

Penjelasan masing – masing Hari Besar agama Buddha adalah sebagai berikut:

1.Hari Waisak

Hari Raya Waisak dilakukan oleh para pemegang Agama Buddha dalam memperingati kelahiran Buddha. Hari raya ini dilakukan dengan berbagai macam tradisi.

Perayaan ini digelar pada saat puncak bulan purnama pertama di bulan Mei setiap tahunnya.

Hari Raya Waisak ini bertujuan untuk memperingati 3 hal peristiwa penting yaitu, lahirnya Pangeran Siddharta pada tahun 623 sebelum masehi, penerangan agung pangeran Siddharta pada tahun 588 sebelum masehi, dan peristiwa wafatnya Buddha gautama di tahun 543 sebelum masehi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.