Sinopsis Donghua Supreme God Emperor, Limbah Muyun yang Akan Jadi Titik Kebangkitan Teknik Alkimia

by

OTONITY.com – Kini, donghua memang sudah menjadi tayangan animasi yang banyak diminati. Anime China ini memiliki banyak judul-judul populer salah satunya adalah donghua Supreme God Emperor.

Supreme God Emperor menjadi bagian donghua dengan cerita yang menarik berdasarkan khas anime China yang mengangkat tema reinkarnasi dan aksi-aksi heroik tentang kultivasi budaya China. Kali ini akan kami bahas selengkapnya sinopsis dari donghua Supreme God Emperor.

Baca Juga : Link Nonton Donghua Martial Master Full Episode Bahasa Indonesia, Kisah Win Chen Pendekar Wushu yang Bereinkarnasi

Baca Juga : Intip Cerita Donghua Perfect World Episode 60 Bahasa Indonesia, Pertarungan Shi Hao Ketika Menggendong Bayi!

Baca Juga : Nonton Donghua Soul Land Season 2 Episode 184 Subtitle Indonesia, Tang San Harus Kembali Bertarung!

Donghua sendiri dapat disebut sebagai serial animasi china yang tak kalah keren dari animasi Jepang atau negara lainnya. Donghua sendiri memiliki alur cerita yang menarik dengan tampilannya yang khas.

Tidak hanya itu, Donghua juga memiliki visual yang memanjakan mata. Apalagi pembahasan donghua Supreme God Emperor yang memang memiliki ciri khas tersendiri dan semakin menambah daya tariknya.

Supreme God Emperor memberikan kisah yang memadukan antara fiksi ilmiah dengan kultivasi yang membuat donghua ini memiliki daya tarik tersendiri. Seri barunya kali ini pasti sangat ditunggu-tunggu bagi pecinta donghua.

Sinopsis Donghua Supreme God Emperor

Supreme God Emperor mengisahkan latar sepuluh ribu tahun yang lalu tentang raja peri Muyun diam-diam dihitung karena memegang sosok Zhuxian dan setelah seribu tahun tidur, ia terbangun dalam “limbah Muyun” yang terkenal dari Kekaisaran Yun Selatan di daratan surga.

Ketika Muyun pertama kali bangun, dia sengaja direpotkan oleh Miaoxianyu yang merupakan seorang siswa. Muyun dengan mudah menyelesaikan perangkap Miaoxianyu dan memberikan lebih banyak teknik alkimia dengan analogi sehingga master alkimia di luar pintu tidak bisa menghargai tanpa akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

×