×

Persyaratan PPDB Jawa Timur Jenjang SMA dan SMK Yang Wajib Dipatuhi Calon Peserta Didik Baru, Ada 21 Poin Penting!

by

OTONITY.com – Pada artikel kali ini kami akan memberikan ringkasan infromasi yang akan membahas tentang PPBD atau penerimaan peserta didik baru dari sekolah menengah atas ( SMA dan SMK) di wilayah peovinsi Jawa Timur tahun 2022 telah resmi dibuka.

Seperti yang kita ketahui bulan – bulan ini merupakan bulan yang cukup menegangkan untuk para siswa. Hal ini dikarenakan bulan – bulan ini menjadi bulan penentu mereka untuk memilih dan melanjutkan pendidikan di taraf yang lebih tinggi lagi.


Untuk Penerimaan peserta Didik Baru di daerah Jawa Timur sendiri kini sudah mulai dibuka. Ada banyak sekali jalur yang bisa ditempuh oleh para siswa agar bisa masuk di sekolah – sekolah favorit mereka masing – masing. Di antaranya adalah ada afirmasi, pindah tugas orang tua/wali, prestasi limba baik akademik maupun non akademik, dan yang terakhir adalah dengan sistem zonasi.

Baca Juga : Nonton dan Download Drama Welcome to Wedding Hell Episode 6 Sub Indo, Simak Juga Jadwal Tayangnya!

Baca Juga : Segera! Jadwal Rilis dan Link Nonton Anime RGP Fudousan Episode 9 Sub Indonesia, Perjalanan Fa dan Konote Semakin Seru! Jangan Sampai Lewatkan Ya

Baca Juga : Jadwal Rilis dan Link Nonton Anime Kyoukai Senki Season 2 Episode 8 Sub Indo, Kumai dan Kawan-kawan Harus Hadapi Kesulitan Yang Besar

Syarat PPDB Jawa Timur Jenjang SMA dan SMK

Mengutip Juknis PPDB Jatim 2022, berikut syarat PPDB SMA dan SMK di Jawa Timur:

1. Calon siswa SMA-SMK berusia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2022.

2. Usia dibuktikan akta kelahiran atau surat keterangan lahir.

3. Surat keterangan lahir harus dilegalisir lurah/kades sesuai domisili.

4. Calon siswa SMA-SMK sudah menyelesaikan studi kelas 9 SMP/sederajat. Calon siswa SMA-SMK punya ijazah atau surat keterangan lulus.

5. Calon siswa SMA-SMK lulusan SMP/sederajat tahun 2022 atau tahun sebelumnya.

6. Calon siswa SMA-SMK wajib terdaftar di Kartu Keluarga (KK).

7. KK tersebut terbitan paling singkat 1 tahun sebelum 20 Juni 2022 (tanggal daftar tahap 1).

8. KK sesuai dengan data kependudukan dan catatan sipil Kemendagri.

9. Jika tidak ada KK karena “keadaan tertentu,” diganti surat keterangan domisili. “Keadaan Tertentu” itu bisa bencana alam atau bencana sosial (konflik/kerusuhan).

10. Surat keterangan domisili diterbitkan lurah/kepala desa atau pejabat setempat lain yang berwenang, tanpa dibatasi masa mulai berdomisili.

11. Surat keterangan domisili harus dilengkapi fotokopi SK dari BPBD setempat tentang status keadaan bencana.

12. Jika KK baru terbit kurang dari 1 tahun karena “sesuatu hal,” dilampiri Surat Keterangan dari Ketua RT (diketahui Kepala RW dan lurah/kades setempat) Adapun yang dimaksud dengan “sesuatu hal” antara lain: Penambahan/pengurangan anggota keluarga di KK, atau KK baru terbit karena pindah rumah. Surat Keterangan Ketua RT harus disertai penjelasan alasan perubahan KK. Baca juga: Cerita Siswi SMK Ranking Ke-33 di Kelas yang Lolos Masuk UI

13. Jika KK baru terbit sebab penambahan atau pengurangan anggota keluarga, mesti ada penjelasan bahwa calon siswa telah masuk KK paling singkat 1 tahun sebelum 20 Juni 2022 (tanggal pendaftaran PPDB Jatim 2022 Tahap I). Jika KK baru terbit sebab pindah rumah, harus ada penjelasan bahwa calon siswa adalah anak kandung. Khusus calon siswa dari pesantren/panti asuhan/panti sosial, mengikuti tempat kedudukan lembaga, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lembaga.

14. Syarat usia dikecualikan untuk empat kategori sekolah: Sekolah penyelenggara pendidikan khusus Sekolah penyelenggara pendidikan layanan khusus Sekolah di wilayah Kepulauan, Pegunungan, dan Pedalaman Sekolah di daerah yang jumlah penduduk usia sekolah tidak dapat memenuhi ketentuan jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar).