×

Tata Cara Pendaftaran PPDB Jatim Jenjang SMA SMK Tahun 2022, Tiap Jalur Beda Caranya!

by

OTONITY.com – Kini PPBD atau penerimaan peserta didik baru dari sekolah menengah atas ( SMA dan SMK) di wilayah peovinsi Jawa Timur tahun ajaran 2022/ 2023 telah resmi dibuka. Untuk kalian yang belum mengetahui cara daftar dan jadwal terbarunya silahkan simak artikel berikut ini hingga akhir ya.

Seperti yang kita ketahui bulan – bulan ini merupakan bulan yang cukup menegangkan untuk para siswa. Hal ini dikarenakan bulan – bulan ini menjadi bulan penentu mereka untuk memilih dan melanjutkan pendidikan di taraf yang lebih tinggi lagi.


Untuk Penerimaan peserta Didik Baru di daerah Jawa Timur sendiri kini sudah mulai dibuka. Ada banyak sekali jalur yang bisa ditempuh oleh para siswa agar bisa masuk di sekolah – sekolah favorit mereka masing – masing. Di antaranya adalah ada afirmasi, pindah tugas orang tua/wali, prestasi limba baik akademik maupun non akademik, dan yang terakhir adalah dengan sistem zonasi.

Baca Juga : Cara Aktivasi Akun Token PPDB Online Jakarta 2022, Perhatikan Alur yang Harus Kamu Pahami Terlebih Dahulu!

Baca Juga : Twibbon PPDB MTS 2022 Terbaru, Banyak Pilihan dan Desain Menarik, Lengkap dengan Cara Pasang

Baca Juga : Link Cek Data dan Mencairkan BLT UMKM Bulan Juni 2022 Rp600.000, Dijamin Praktis dan Anti Ribet!

Dan untuk tahapan yang harus dilewati oleh para calon peserta didik baru adalah antara lain pengisian nilai rapor, verifikasi nilai rapor, pembetulan nilai rapor, sampai pengambilan personal identification number atau PIN.

Berikut akan kami berikan cara daftar  PPDB provinsi Jatim untuk jenjang SMA dan SMK terbaru tahun 2022.

Cara Daftar PPDB Jatim Jenjang SMA/ SMK Tahun Ajaran 2022/ 2023

Untuk tata cara pendaftarannya dibedakan dari setiap jalur yang diambil untuk pendaftaran, antara lain

  1. Jalur Afirmasi (SMA/SMK)

– Akses laman ppdb.jatimprov.go.id

– Login menggunakan NISN dan PIN

– Calon peserta jenjang SMA dapat memilih 1 (satu) sekolah yang dituju dalam zona atau luar zona yang berbatasan.

– Calon peserta jenjang SMK dapat memilih 1 (satu) kompetensi keahlian di sekolah yang dituju dalam zona atau luar zona.

– Khusus peserta didik dari keluarga tidak mampu mengunggah bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Kartu Bantuan Pangan Non Tunai (KBPNT), Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), dan/atau Program bantuan Pemerintah Daerah lainnya sebagai bukti keikutsertaan program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

– Khusus peserta didik dari Anak Buruh mengunggah poin 4 ditambah dengan surat/tanda keanggotaan Asosiasi Buruh yang dimiliki orang tua/wali.

– Khusus peserta didik penyandang disabilitas, mengunggah hasil asesmen awal (Asesmen fisik/Psikologis, Akademik, Fungsional, Sensorik dan Motorik oleh Psikolog, Psikiater, Dokter Spesialis) dan Surat keterangan dari Kepala Sekolah asal.