PPDB Wilayah Jawa Barat Jenjang SMA 2022: Lihat Cara Tentukan Jarak Domisili untuk Jalur Zonasi

by

OTONITY.com – Resmi dibuka! Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB jenjang SMA, SMK, SLB di wilayah Jawa Barat kini telah dibuka. Baik sekolahan yang berstatus negeri maupun swasta, semuanya sudah memberikan jalur untuk menerima siswa baru.

Perlu diketahui, wilayah Jabar ini sekarang tidak menggunakan rangking rapor untuk pendaftaran sekolah jenjang SMA. Selain itu, di tahun ini juga berlaku jalur zonasi juga ada penambahan dari 68 jadi 83 zonasi. Ada juga informasi mengenai jalur afirmasi yang terdiri dari 12% KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu), 3% disabilitas, dan 5% kondisi tertentu.

Baca Juga : Cara Daftar PPDB SMA 2022 Wilayah Jakarta Dengan Mengajukan Akun, Kunjungi Situs Resminya!

Baca Juga : Cara Daftar PPDB Wilayah Jawa Barat Jenjang SMA 2022, Mulai Awal Juni Harus Selalu Update!

Baca Juga : Tata Cara Pendaftaran PPDB Jatim Jenjang SMA SMK Tahun 2022, Tiap Jalur Beda Caranya!

Berdasarkan informasi resminya, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar saat ini ternyata masih mengelola PPDB untuk calon peserta didik SMA, SMK, dan SLB. Selain itu, pengumuman dari Disdik Jabar menjelaskan juga mengenai jalur-jalur yang dibuka untuk calon siswa tingkat SMA dan SMK.

Adapun PPDB Jabar 2022 tingkat SMA memberikan peluang melalui jalur afirmasi, perpindahan tugas, prestasi, dan zonasi. Pada penerimaan calon siswa SMK, jalur yang dibuka cukup banyak, di antaranya afirmasi, perpindahan tugas, prioritas terdekat, persiapan kelas industri, prestasi nilai rapor, dan prestasi kejuaraan.

Bagi kamu yang dirundung rasa khawatir mengenai pendaftaran PPDB, khususnya di wilayah Jabar ini kamu dapat simak beberapa informasinya mengenai penentuan jarak domilis jalur zonasi dan beberapa kuota yang disediakannya.

Cara Menentukan Jarak Domisili Jalur Zonasi PPDB Jabar 2022

Berdasarkan informasi resmi dari akun media sosial Disdik wilayah Jabar, penentuan domisili sebagai jalur zonasi berpengaruh berdasarkan alamat rumah pada kartu keluarga (KK) yang dikeluarkan paling singkat satu tahun sebelum PPDB.

Lebih lanjut, apabila calon siswa baru menumpang alamat atau tidak berdomisili bersama orang tua, siswa wajib menyertakan surat pernyataan tidak keberatan dari pemilik rumah. Aturan ini selaras dengan Permendagri 109/2019 soal formulir dan buku yang digunakan dalam Administrasi Kependudukan.

×