×

Kebijakan Baru PPDB Wilayah Jawa Barat Jenjang SMA 2022, Dapat Dikatakan Lebih Adil Dari Sebelumnya

by

OTONITY.com – Informasi mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB jenjang SMA, SMK, SLB di wilayah Jawa Barat memang sudah tersebar. Baik sekolahan yang berstatus negeri maupun swasta, semuanya sudah memberikan jalur untuk menerima siswa baru.

Berdasarkan informasi resminya, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar saat ini ternyata masih mengelola PPDB untuk calon peserta didik SMA, SMK, dan SLB. Selain itu, pengumuman dari Disdik Jabar menjelaskan juga mengenai jalur-jalur yang dibuka untuk calon siswa tingkat SMA dan SMK.

Baca Juga : PPDB Wilayah Jawa Barat Jenjang SMA 2022: Lihat Cara Tentukan Jarak Domisili untuk Jalur Zonasi

Baca Juga : Cara Daftar PPDB SMA 2022 Wilayah Jakarta Dengan Mengajukan Akun, Kunjungi Situs Resminya!

Baca Juga : Cara Daftar PPDB Wilayah Jawa Barat Jenjang SMA 2022, Mulai Awal Juni Harus Selalu Update!

Lebih lanjut, pihak Disdik Jabar juga memberikan beberapa perubahan mengenai kebijakan yang diterapkan di tahun 2022 ini. Ada beberapa perubahan peraturan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat (Jabar) tahun 2022 dengan tahun sebelumnya.

Beberapa di antaranya yakin bahwa kebijakan di tahun 2022 dirasa lebih adil dari kebijakan sebelumnya. Lebih lengkapnya, berikut akan kami berikan informasinya.

Kebijakan Baru PPDB Wilayah Jawa Barat Jenjang SMA 2022

Informasi mengenai kebijakan terbaru PPDB 2022 ini penting diketahui masyarakat Jabar yang akan mendaftarkan anaknya ke sekolah. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar) Dedi Supandi menjelaskan, ada empat perbedaan kebijakan aturan PPDB 2022 yang akan dipaparkan sebagai berikut.

1. Persyaratan pendaftaran bisa menggunakan kartu peserta ujian

Kebijakan pertama berhubungan dengan persyaratan pendaftaran bisa menggunakan kartu peserta ujian. Hal ini menjadi tidak diperlukannya menggunakan ijazah atau surat keterangan lulus.

2. Pelampiran berita acara untuk jalur KETM

Kebijakan kedua bagi peserta didik yang akan mendaftar di jalur keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) dibuktikan dengan melampirkan berita acara hasil musyawarah yang ada di kelurahan/desa tentang daftar masyarakat untuk masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

3. Jalur prestasi

Kemudian untuk yang mendaftar jalur prestasi dapat melampirkan piagam penghargaan untuk jalur prestasi dihitung sampai 5 tahun, bukan 3 tahun.

4. Penambahan zona

Kadisdik memberikan informasi mengenai dari pihaknya telah menambah zonasi wilayah menjadi 83 zona. Sebelumnya, pembagian hanya 68 zona. Sebagian besar penambahan zona dilakukan di daerah perbatasan.