5 Kabupaten Penghasil Beras Terbesar di Sulsel, Siap Ikut Pemekaran Wilayah Provinsi Bugis Timur!
--
2. Kabupaten Wajo
Setelah Bone, Kabupaten Wajo adalah kabupaten penghasil beras terbesar kedua di Sulsel dengan produksi beras mencapai 384.013,44 ton. Data BPS Sulsel tahun 2021 menunjukkan bahwa luas lahan panen padi di Kabupaten Wajo mencapai 133.495,30 hektar.
3. Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap)
Kabupaten Sidrap memiliki lahan panen padi seluas 89.434,42 hektar. Berdasarkan data BPS tahun 2021, kabupaten ini mampu memproduksi beras sebanyak 275.442,41 ton. Oleh karena itu, Sidrap dikenal sebagai "Kota Beras."
4. Kabupaten Soppeng
Kabupaten Soppeng adalah salah satu daerah penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan setelah Sidrap dan Pinrang. Luas lahan panen padi di Kabupaten Soppeng mencapai 47.465,84 hektar, dengan produksi beras sebanyak 154.446,23 ton berdasarkan data BPS tahun 2021.
Baca juga: Sempat Macet! Akhirnya Nagari Rabi Jonggor Dimekarkan Jadi 4 Wilayah Langsung Diresmikan Bupati
Baca juga: Match of the Year! Tiket Nonton Tinju Jefri Nichol Vs El Rumi Sold Out, Ludes Disikat Para Penggemar
5. Kabupaten Bulukumba
Meskipun dikenal sebagai daerah pesisir, Kabupaten Bulukumba juga termasuk dalam daftar produsen beras terbesar di Sulawesi Selatan. Produksi berasnya mencapai 120.540,27 ton, dengan luas lahan panen padi sebesar 42.698,90 hektar pada tahun 2021, menurut data dari BPS.
Itu adalah potensi kelima kabupaten yang akan menjadi bagian dari Provinsi Bugis Timur. Meskipun wacana pemekaran ini sedang dibahas, prosesnya memerlukan persetujuan pemerintah dan melibatkan proses yang panjang sebelum menjadi kenyataan.